Pameran seni tahunan Maa Ledungga #4 resmi dibuka pada Selasa (29/4), mengusung tema “Suaka” yang berarti perlindungan. Acara ini menampilkan kolaborasi antara seni, pertanian, dan
Oleh: Arinda Gawa/Community Organizer Orang-orang mengerumuni tumpukan papan kecil yang berukuran sebesar tangan orang dewasa. Saya hampir mengira, mereka sedang bertengkar, jika tidak melihat ekspresi
Oleh: Hironamus Pala Mantan Direktur Yayasan Tananua Flores *** Dari gunung memandang panorama laut yang indah. Terbayang dalam benak, di sanalah gudangnya ikan dan garam,
Oleh: Defri Sofyan Beberapa detik berlalu dengan keheningan, moderator masih menunggu siapa selanjutnya yang akan bicara. Lalu ada seseorang yang mengangkat tangan, meminta izin untuk
Penulis: Apriyanto Rajak Anak kecil itu terkapar tak berdaya di Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila, Gorontalo. Hidung dan tangannya terpaksa harus dipasangi
Penulis: Christopel Paino Dua wartawan muda dari Medan, Yael Sinaga dan Widiya Hastuti, meraih Penghargaan Oktovianus Pogau untuk keberanian dalam jurnalisme dari Yayasan Pantau.
Penulis: Wawan Akuba Maa Ledungga, sebuah perayaan pesta seni jelang panen padi, yang digelar sejak 11 Desember 2019 lalu, hingga kini masih berlangsung dengan meriah.
Penulis: Zulkifli Mangkau Gerimis hujan mengawali sore saya menuju ke perkampungan yang terletak di Kabupaten Bone Bolango, tempat digelarnya sebuah pesta seni bertajuk Maa Ledungga.
Penulis: Defry Sofyan Di Riden Baruadi Gallery, sebuah pameran tunggal digelar sejak tanggal 30 November hingga 9 Desember 2019. Mereka yang selalu setia pada peristiwa
Penulis: Apriyanto Rajak Di pohon yang rindang orang-orang berkerumun membeli makanan di Jalan Madura, Liluwo, Kota Tengah. Tak hanya enak, ia berbonuskan udara segar meski